Bulan Puasa Tetap Onz

 

Di bulan puasa masih berbangga berbuat dosa kat orang lain,

Hari ni kita rasa sombong lah..sebab rasa boleh berbuat sesuka hati,

Dan enggan merendah serta mengakui kesalahan dosa diri sendiri..

Esok-esok bila di padang mahsyar,

Masih kah ada rasa sombong itu..?

Sebab tiket untuk masuk ke dalam syurga bagi dia kata Allah hanya perlu meminta maaf pada manusia yang kita zalimi tersebut.

Susah-susahnya lah kan,

Elok-elok Allah bagi peluang bertaubat dan jadi baik di dunia,

Kita nak tangguh pula kesempatan tu di akhirat.

Di akhirat yang penuh dengan lautan makhluk-makhluk dari zaman Nabi Adam hinggalah ke zaman Nabi Saw di akhir zaman ni.

Bukan saja (yang teman kita berkumpul tu) sesama manusia kita, 

Bahkan bersama makhluk-makhluk lain juga seperti haiwan-haiwan, malaikat, iblis, syaitan dan jin.

So bagaimana kah dalam seramai itu kita nak mampu mencari orang-orang yang kita dah zalimi di dunia ni..untuk kita meminta maaf?

Hasbunallahuwanikmalwakil.

Dan kita pula sebagai seorang yang tak mahu muliakan hati kita untuk memaafkan kesalahan orang,

Adakah kita juga terlepas dari bersalah kepada orang lain?

Mungkin kita juga mahu diampunkan namun sukar untuk berjumpa dengan orang yang kita bersalah hanya mengharap agar dia terbuka hati untuk memaafkan..

Boleh jadi dengan kita memaafkan dosa orang lain yang bersalah pada kita walau tanpa tergerak hati mereka untuk meminta maaf,

Kita dipermudahkan urusan diri kita pula dengan orang yang kita bersalah..

..dengan tergerak hati dia untuk memaafkan kita..

Wallahu a'lam.

Hidup ni tentang ujian..

Ujian adalah proses untuk kita dapatkan iman kita daripada Allah swt dengan jalan sabar dan taat.

Sabar mestilah dengan syukur,

Taat mestilah dengan rendah hati,,

Walhal sebenarnya ujian yang ditakdirkan tu boleh saja tak ada.

Hanya saja Allah nak uji, dan hasil ujian itu akan dibentangkan di akhirat nanti.

Sesuai kita fikir ia cuma ujian,

Mungkin..kita boleh memaafkan orang yang bersalah pada kita dengan ikhlas, 

Namun kita tetap berharap agar mereka dihukum oleh undang-undang atau di mahkamah Allah di mahsyar nanti.

Seperti jua halnya..

Allah menghapuskan dosa hamba-hambaNya dengan kesakitan.

Dalam Allah memberi maaf kepada hambaNya,

Allah juga memberikan kesakitan berupa penyakit sebagai hukuman.

Wallahu a'lam.

Ape pun kesulitan,

Bukanlah jalan singkatnya dengan menyulitkan..

Ape pun kesusahan,

Bukanlah jalan penyelesaiannya dengan menyusahkan..

..sekiranya kesulitan dan kesusahan itu adalah hasil tangan kita sendiri yang membalasnya,

Kerana ia tak selari dengan anjuran agama kita..

Untuk kita saling berbuat kebaikan di dalam hidup sesama kita,

Bukan saling bebuat jahat.

Firman Allah swt:

"Sesungguhnya orang-orang lelaki yang Islam serta orang-orang perempuan yang Islam, dan orang-orang lelaki yang beriman serta orang-orang perempuan yang beriman, dan orang-orang lelaki yang taat serta orang-orang perempuan yang taat, dan orang-orang lelaki yang benar serta orang-orang perempuan yang benar, dan orang-orang lelaki yang sabar serta orang-orang perempuan yang sabar, dan orang-orang lelaki yang merendah diri (kepada Allah) serta orang-orang perempuan yang merendah diri (kepada Allah), dan orang-orang lelaki yang bersedekah serta orang-orang perempuan yang bersedekah, dan orang-orang lelaki yang berpuasa serta orang-orang perempuan yang berpuasa, dan orang-orang lelaki yang memelihara kehormatannya serta orang-orang perempuan yang memelihara kehormatannya, dan orang-orang lelaki yang menyebut nama Allah banyak-banyak serta orang-orang perempuan yang menyebut nama Allah banyak-banyak, Allah telah menyediakan bagi mereka semuanya keampunan dan pahala yang besar." (Surah al-Ahzab: ayat 35)

Jadi apalah untungnya untuk kita saling bebruat jahat apatah lagi menjadi punca orang lain berbuat jahat?,

Sedangkan bagi orang yang sabar dan berbuat kebaikan itu, 

Allah sediakan keampunan dan pahala yang besar.

Apa pun, jika kita tak mahu berbuat kebaikan pun, 

Cukup lah tinggal diam dan mendoakan. Itu juga suatu kebaikan.

Usahlah menjadi penghalang orang-orang yang ingin menjadi baik dan ingin berbuat amal soleh..

,...dengan kita berbuat kejahatan padanya pula,

Dalam ertikata menyusahkan hidupnya.

Sedang Nabi saw bersabda:

"Siapa yang memudaratkan (orang lain) Allah akan memudaratkannya dan siapa yang menyusahkan (urusan orang lain) Allah akan menyusahkan urusannya". Hadis ini diriwayatkan oleh al-Tirmizi (1940) dan Abu Dawud (3635)

Semoga Allah swt selamatkan dan pelihara iman kita daripada punah oleh angkara orang-orang yang zalim. Aamiin. 


Selamat Menjalani Ibadah Puasa.